Pentas Angklung Kolosal Solo Raya Menggema di CFD Ngarsopuro, Sinergi KJNI dan 12 Grup Se-Solo Raya

Berita, Pernik57 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO – Car Free Day (CFD) di kawasan Ngarsopuro, Surakarta, berubah menjadi panggung seni yang megah pada Minggu (9/8/2026) pagi. Ribuan warga Solo Raya disuguhkan pertunjukan “Angklung Kolosal Solo Raya” yang menghadirkan harmoni musik bambu dalam skala masif.

Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi apik antara komunitas seni dan organisasi kemasyarakatan untuk melestarikan budaya melalui pendekatan yang inklusif dan meriah.

banner 336x280

Dr. Ir. R. Ngt. Retno Setyowati, M.S. Ketua Komunitas Jalan Nordik Indonesia (KJNI) Solo sekaligus menjabat sebagai Ketua KJNI Provinsi Jawa Tengah mengungkapkan, kebahagiaannya melihat antusiasme masyarakat.

Menurutnya, angklung bukan sekadar alat musik, melainkan media pemersatu yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu irama.

“Di CFD Ngarsopuro ini, kami ingin menunjukkan bahwa angklung bisa dimainkan oleh siapa saja, dari anak-anak hingga lansia, tanpa sekat,” ujar Retno.

Ditambahkan Sekretaris KJNI Solo, Maria Ardie SE, bahwa keterlibatan KJNI menjadi pengalaman berharga bagi anggota untuk belajar dan tampil bersama komunitas angklung lainnya. Meskipun baru menjalani beberapa kali latihan, namun para anggota tetap menunjukkan antusiasme mengikuti pentas kolosal.

“Senang sekali mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan ini. Meskipun terbilang sebulan latihan intens untuk bisa mengikuti dan menjadi bagian dari kegiatan ini,” ujar Maria Ardie.

Kedepannya, grup angklung dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari kegiatan positif yang mendukung keberadaan komunitas, karena KJNI ada di dalamnya untuk kesehatan jiwa dan raga maupun seni agar mampu berkembang dalam hal yang sangat membuat semua hal dalam kondisi baik-baik saja.

Pentas Angklung Kolosal diikuti oleh12 Grup Angklung Se-Solo Raya yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Ngarsopuro, Solo ini menjadi ruang bersama bagi komunitas angklung untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan musik tradisional angklung kepada masyarakat.

Pertunjukan ini berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung CFD yang berhenti sejenak untuk menikmati alunan musik tradisional yang segar. Banyak warga yang ikut serta memainkan angklung secara spontan, menciptakan momen interaksi yang hangat antara seniman dan penonton.(*/ian)

banner 336x280