Gapembi Jateng Apresiasi Pembentukan Posko Pengaduan 24 Jam Untuk Pengawasan dan Kawal Program MBG Presiden Prabowo

Berita, Daerah1128 Views
banner 468x60

JATENGONLINE, SOLO – Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Pleno pengurus dengan materi Kelengkapan Struktural dan Persiapan Pelantikan, serta Bimbingan Teknis dan Pendaftaran Sertifikasi Halal dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sebagai bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto, di Hotel Asia, Solo. Senin (13/10/2025)

Ketua Gapembi Jateng, Musthofa Safawi menyampaikan, pleno ini sebagai momentum konsolidasi anggota dan mitra Gapembi se-Jawa Tengah. Selain menyempurnakan kepengurusan, kegiatan ini menjadi ajang sosialisasi instruksi Presiden dan Pemerintah Provinsi Jateng terkait penataan dapur MBG agar memenuhi standar kesehatan dan higienitas.

banner 336x280

“Gapembi ingin memastikan semua mitra paham bahwa dapur MBG harus memenuhi standar SLHS dan halal. Sebagaimana arahan Pak Gubernur agar tak ada lagi potensi KLB ke depan,” kata Musthofa.

Seluruh mitra yang sudah beroperasi, lanjut Mustofa, diwajibkan segera mengurus sertifikasi, dan yang belum beroperasi wajib memenuhi sertifikasi sebelum mulai produksi.

Ketua Gapembi Jateng, Musthofa Safawi,, Sekjen Gapembi Jateng Putut Kawuri Rustam Aji dan Ketua Pokja SLHS dan Halal Gapembi Jateng Asep Suparman

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Gapembi Jateng, Putut Kawuri Rustam Aji menambahkan, bahwa Gapembi mendukung penuh program MBG. Bahkan untuk Propinsi Jawa Tengah paling progresif dalam pelaksanaan MBG secara nasional.

Lebih lanjut dikatakannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sudah membuat hotline untuk pengaduan masalah MBG,
“Hal itu akan berdampak positif bagi UMKM, petani lokal, hingga pelaku ekonomi sekitar dapur MBG,” imbuh Putut.

Ditegaskannya, bahwa kesalahan kecil dalam pelaksanaan wajar terjadi mengingat program baru. Seberapapun prosentase terjadinya kasus, akan jadi bahan evaluasi dan siap untuk mengawalnya.

Adapun Ketua Pokja SLHS dan Sertifikasi Halal Gapembi Jateng, Asep Suparman meyampaikan, pihaknya memfasilitasi seluruh mitra untuk memahami pentingnya dua sertifikasi tersebut secara kolektif dengan melakukan edukasi.

Untuk SLHS dan sertifikasi halal, menggandeng Dinkes, BPJPH, dan asosiasi terkait seperti Chef Association dan Ikatan Ahli Gizi.

Dalam pembenahan tata kelola MBG, Gapembi Jateng pun berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi keberhasilan program gizi nasional.

Gapembi Jateng sebagaimana instruksi dan arahan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sangat mendukung penuh untuk mewujudkan zero accident. Selain juga Gapembi, para anggotanya bukan hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki orientasi sosial. Penting, mengingat MBG dibiayai oleh dana hibah negara, sehingga kualitas layanan kepada masyarakat harus diutamakan.

Gapembi Jawa Tengah juga sedang mempersiapkan sertifikasi halal dan SLHS bagi para anggotanya, demi memastikan seluruh aspek layanan makanan bergizi berjalan sesuai standar yang berlaku. (*/ian)

banner 336x280