Keren! Kampung KB Cerah Ceria Kelurahan Kestalan Masuk Nominasi Jawa Tengah, Siap Maju Nasional

Berita, Nasional486 Views
banner 468x60

Kader Dahsat Kelurahan Kestalan saat distribusi makanan kepada penerima manfaat

JATENGONLINE, SOLO – Prestasi gemilang ditorehkan Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah melalui Kepala OPD di Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah menerima pengumuman nominasi kampung KB tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.

banner 336x280

Hal itu menindaklanjuti hasil desk review Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas yang dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah menyampaikan, Kampung KB yang mengikuti seleksi Tingkat Provinsi sampai dengan tanggal 16 April 2026 berjumlah 32 Kampung KB.

“Atas nama penyelenggara, kami menyampaikan apresiasi atas partisipasi Bapak/Ibu dalam kegiatan Penguatan Kampung KB Tahun 2026,” papar Rusman Efendi, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah.

Lebih lanjut disampaikannya, Tim Penilai terdiri dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah.

Selanjutnya, berdasarkan hasil Desk Review, berikut 8 (delapan) nominasi Kampung KB yang akan mengikuti tahapan seleksi wawancara.

Pelaksanaan seleksi wawancara dijadwalkan pada Senin (11/5/2026) melalui Zoom Meeting. Untuk kelancaran pelaksanaan seleksi wawancara, Kepala OPD KB Kabupaten/ Kota dapat memfasilitasi dan mengkoordinasikan kesiapan. Pokja Kampung KB serta lintas sektor terkait dalam kegiatan dimaksud.

“Perwakilan Badan Kependudukan dan Berencana Nasional Provinsi Jawa Tengah secara professional, penuh integritas, bersih dari korupsi dan gratifikasi, tidak ada konflik kepentingan serta berpedoman pada ketentuan yang berlaku.” tambahnya.

Kader Dahsat sedang menyiapkan makanan

Sejumlah tata tertib dan ketentuan seleksi wawancara penguatan Kampung Keluarga Berkualitas Tahun 2026 yang harus di taati peserta yakni,

Tim penilai melakukan wawancara secara daring melalui zoom meeting terkait indikator yang terdapat dalam instrumen penilaian;

Dalam seleksi wawancara, nominator Kampung KB yang mengikuti untuk bisa menghadirkan unsur, Kepala Desa / Lurah; Tim Pokja Kampung KB; Penyuluh KB Pendamping; OPD Lintas sektor terkait; Pengelola DASHAT; Kepala Puskemas; Bidan Desa; Ahli Gizi; Kader Posyandu; Lintas sektor lainnya yang mendukung.

“Peserta dapat hadir dalam satu lokasi yang sama dengan sarana prasarana yang memadai untuk melaksanakan zoom meeting dan wajib membuka kamera.” ujarnya.

Distribusi ke penerima manfaat

Sesuai dengan jadwal Kampung KB Cerah Ceria, Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta akan mengikuti Zoom wawancara pada jam 13.00 – 13.35 wib. Alokasi waktu per- masing-masing Pokja Kampung KB adalah 35 menit.

Setiap Kampung Keluarga Berkualitas memiliki waktu 35 menit (maksimal) dengan pembagian, perkenalan dan paparan singkat materi: 15 menit (maksimal) selanjutnya Wawancara: 20 menit.

Paparan Profil Kampung Keluarga Berkualitas disampaikan dari unsur Pokja Kampung KB (Juru bicara wajib menguasai informasi dan dan hal teknis lain termasuk dalam pengelolaan Kampung KB). Saat sesi pemaparan, pihak Kampung KB dapat memaparkan video profil Kampung KB sebagai media pendukung. Dalam menjawab/menanggapi pertanyaan Tim Juri, Juru bicara diperkenankan dibantu oleh pihak lain yang hadir untuk menambahkan keterangan ataupun memberikan penguatan/penjelasan lainnya.

Sementara itu, untuk persiapan seleksi tingkat nasional, 8 nominasi Kabupaten/Kota wajib membuat:

a. Video Penyelenggaraan DASHAT di Kampung KB, dengan ketentuan sebagai berikut:

a) Kegiatan DASHAT wajib terlapor dalam website Kampung KB

b) Durasi video maksimal 3 menit;

c) Kreasi menu yang dibuat menggunakan bahan seharga maksimal Rp 20.000.

d) Demo masak setidaknya memperlihatkan: Menu makanan, Kesesuaian sasaran dengan menu. Bahan masakan. Cara pengolahan. Cara penyajian. Memuat kegiatan edukasi terkait penyampaian materi isi piringku, pesan gizi, dan penggunaan media edukasi.

e) Kegiatan pendampingan. Pengisian raport pola konsumsi menu bergizi. Pengisian rekap keluarga sasaran intervensi.

Penyusunan Buku Profil dalam bentuk softfile yang memuat tentang:

1) Sejarah berdirinya Kampung Keluarga Berkualitas;

2) Deskripsi desa/kelurahan (kondisi geografis, demografis, sosial, ekonomi, dan pemerintahan) sebelum terbentuknya Kampung Keluarga Berkualitas;

3) Komitmen Kepala Desa/Lurah untuk penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas;

4) Sinergitas dari lintas sektor dalam penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas;

5) Peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas;

6) Kreativitas dan inovasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas;

7) Kondisi desa/kelurahan setelah terbentuknya Kampung Keluarga Berkualitas beserta data pendukungnya;

8) Pembelajaran baik dari pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas; dan

9) Pelaksanaan Program Prioritas Presiden dan Kemendukbangga/BKKBN (KDMP, ASRI, TAMASYA, GATI, SIDAYA, GENTING) di Kampung Keluarga Berkualitas.

Peserta Kampung KB yang tidak hadir dalan seleksi wawancara sesuai jadwal yang telah ditetapkan, maka dinyatakan gugur. (*/ian) 

banner 336x280