banner 728x250

Obsesi di DPR, Mantan Bupati Karanganyar Juliyatmono Enggan Maju Pilgub Jateng

banner 120x600
banner 468x60

JATENGONLINE, SEMARANG  – Sejumlah sosok masuk dalam bursa calon gubernur Jawa Tengah (cagub Jateng) pada Pilkada serentak 2024. Selepas kepemimpinan Ganjar Pranowo, deretan tokoh dari beragam latar belakang berpotensi untuk merebut kursi orang nomor satu di Jawa Tengah.

Tercatat, setidaknya terdapat sejumlah kandidat potensial untuk bertarung dalam kontestasi pilgub di Jawa Tengah November mendatang. Mereka didominasi oleh tokoh-tokoh muda mulai dari politisi sampai birokrat.

banner 325x300

Sementara itu, Mantan Bupati Karanganyar dua periode, Juliyatmono pun masuk radar bursa cagub Jawa Tengah yang diusung Partai Golkar.

Namun pria yang menjabat Bupati Karanganyar dari periode 2013-2018 dan 2018-2023 lebih memilih menjadi anggota DPR.

Berdasarkan perhitungan suara di KPU, Juliyatmono bakal melenggang ke Senayan sebagai wakil Partai Golkar di Jawa Tengah.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Jateng ini mendapatkan amanah untuk maju sebagai cagub Jateng dari DPP Partai Golkar. Selain Juliyatmono, kandidat lain masuk radar cagub diusung Partai Golkar adalah Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto.

Juliyatmono menuturkan mandat maju Pilgub Jateng bersama Bupati Kendal turun sebelum Pemilu 2024. “Ya saya waktu itu dipanggil DPP dan diberi mandat salah satu cagub Jateng. Namun saat itu kan saya juga nyaleg DPR,” kata Juliyatmono, belum lama ini.

Di kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg), Juliyatmono maju sebagai calon legislatif (caleg) DPR daerah pemilihan (Dapil) IV Jawa Tengah, meliputi Sragen, Wonogiri dan Karanganyar.

Berdasarkan hasil perolehan suara C1 dan D1 hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Juliyatmono meraih suara by name 97.157 suara. Perolehan suara tersebut urutan kelima caleg DPR di dapil IV Jateng. Dengan perolehan suara tersebut, Juliyatmono lolos ke Senayan.

“Saya konsisten tidak melepaskan untuk maju Cagub Jateng, karena saya sudah maju di DPR,” terangnya.

Selain karena terbentur oleh aturan jika maju cagub, juga  harus mundur dari DPR. Juliyatmono mengaku tidak ingin melepaskan diri sebagai anggota DPR terpilih untuk periode 2024-2029. Sebab menjadi anggota DPR adalah obsesinya sejak remaja. Juliyatmono juga sadar diri butuh perjuangan panjang dan terjal maju sebagai Gubernur Jateng.

Hal ini dikarenakan posisi Jateng yang dinilai “seksi” untuk diperebutkan. Juliyatmono justru melihat sosok Dico layak untuk diusung Partai Golkar dalam Pilkada Gubenur Jateng. “Masih ada yang muda dan layak untuk maju Pilgub Jateng, ada Mas Dico,” katanya.

Terkait dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pemilu 2024 apakah akan linier hingga ke pilkada nanti, Juliyatmono mengatakan sangat terbuka lebar. KIM akan linier ke daerah untuk mengusung calon-calonnya di Pilkada yang akan digelar pada 27 November nanti.

Koalisi ini tentunya untuk mengamankan program kerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di masing-masing daerah.

Sementara itu Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti mengatakan, hingga kini partainya masih fokus terhadap proses perhitungan suara Pemilu 2024.

Pasca penetapan KPU, Partai Demokrat baru akan melangkah untuk Pesta demokrasi Pilkada serentak yang akan digelar 27 November nanti. “Kami akan membuka pintu Koalisi dengan partai mana saja. Termasuk tetap terjalin dengan KIM,” katanya.

Namun siapa sosok calon gubernur yang akan diusung, Rinto mengatakan keputusan ada di tangan DPP Partai Demokrat. (*/berbagai sumber)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *